Bingung Alergi Hewan Peliharaan atau Tidak? Cek Aja Dulu!

Anda atau anak Anda sering bersin-bersin ketika berada di dekat hewan peliharaan atau suka merasa gatal-gatal? Ini bisa terjadi jika Anda memiliki alergi terhadap hewan peliharaan. Bukan hanya bersin-bersin dan gatal-gatal saja, bentuk alergi hewan peliharaan bisa banyak dan penyebabnya juga banyak, bukan cuma bulu hewan peliharaan saja. Alergi hewan ini tidak boleh dianggap remeh, karena bisa saja alergi terhadap hewan peliharaan sangat parah yang bisa berakhir di rumah sakit. Oleh karena itu ada baiknya Anda mengenal alergi hewan lebih baik.

Berikut beberapa fakta dan pengetahuan tentang alergi hewan yang bisa Anda ketahui untuk memahami alergi hewan lebih baik.

Baca juga:

Tips Mengurangi Rasa Takut Hewan Peliharaan Saat Mendengar Petasan
  1. Apa itu alergi hewan?

Menurut Journal of Allergy and Clinical Immunology tahun 2015, reaksi alergi hewan peliharaan bisa disebabkan dari bermacam-macam faktor dari hewan seperti:

  • Air liur hewan
  • Urine hewan
  • Kotoran hewan
  • Animal dander atau partikel kecil sel kulit mati dari bulu atau rambut hewan

Alergi hewan juga lebih gampang diderita oleh orang-orang yang menderita asma atau alergi lainnya.

  1. Gejala alergi pada hewan

Gejala bagi yang memiliki alergi hewan berbeda-beda tergantung individunya.

Gejala alergi hewan yang berkaitan dengan saluran pernapasan termasuk:

  • Selesma atau pilek
  • Hidung tersumbat
  • Bersin
  • Mata merah atau berair
  • Hidung, mata, langit-langit mulut, atau tenggorokan terasa gatal
  • Kulit berwarna biru di bawah mata
  • Kesulitan bernapas
  • Gangguan tidur akibat sesak napas

Adapun gejala alergi hewan yang berkaitan dengan kulit yaitu:

  • Eksem
  • Bengkak
  • Nyeri
  • Kulit gatal
  • Terdapat bercak merah pada kulit

Selain gejala yang berbeda-beda, intensitas gejalanya pun berbeda. Untuk sebagian orang alergi mereka ga terlalu parah dan muncul beberapa hari setelah kontak dengan hewan peliharaan. Sedangkan ada juga yang lumayan berat dan gejala alergi akan muncul dalam hitungan menit.

Baca juga:

Bepergian Jauh bersama Hewan Peliharaan dengan Aman
  1. Penyebab alergi hewan peliharaan

Alergi itu saat kekebalan tubuh merasa defensif terhadap musuh asing seperti jamur atau bulu hewan peliharaan. Tubuh akan mengira benda asing ini musuh mereka dan akan membuat antibodi yang nanti akan menyerang hal-hal yang tidak diinginkan tubuh.

Ketika seseorang memiliki alergi, sistem kekebalan tubuhnya menghasilkan antibodi yang mengidentifikasi alergen sebagai sesuatu yang berbahaya (meskipun sebenarnya tidak). Ketika terpapar dengan alergen, maka sistem kekebalan merespons dan menghasilkan respons peradangan di saluran pernapasan (hidung atau paru-paru). Paparan alergen secara berkepanjangan dapat menyebabkan peradangan saluran napas bersifat kronis terkait dengan asma.

  1. Diagnosis alergi pada hewan

Diagnosis bisa dilakukan dengan dokter. Dokter mungkin akan menggunakan alat khusus untuk memeriksa kondisi selaput hidung pasien. Jika ada indikasi alergi terhadap hewan, maka lapisan saluran hidung biasanya terlihat lebih bengkak, tampak pucat, atau kebiruan.

Ada juga tes alergi khusus yang biasanya menggunakan patches. Patches ini akan di tempel ke badan apa dan biasanya ada banyak patches untuk beberapa macam tes alergi. Kulit yang bereaksi saat kena patches ini tanda alergi.

Ada juga tes darah jika tidak ingin melakukan tes kulit.

Baca juga:

Membawa Hewan Peliharaan Dalam Mobil Dengan Aman
  1. Pengobatan dan perawatan alergi

Alergi kemungkinan tidak akan hilang tapi ada pengobatan dan perawatannya saat gejala alergi muncul.

  • Obat antihistamin
  • Obat dekongestan
  • Pengubah leukotriene
  • Imunoterapi

Paling ampuh tentunya untuk menghindari hewan yang menyebabkan alergi agar tidak muncul gejala-gejala alergi.

Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan diri sendiri yah, tapi juga menjaga hewan peliharaan. Tahu tidak, ada asuransi untuk peliharaan lho di Indonesia. Produknya tersedia di aplikasi Jagain. Untuk hewan yang non-stambum pun juga ada, jadi ga usah ragu-ragu lagi yah, langsung cus ke aplikasi nya!

asuransi hewan tanggung jawab hukum pihak ke 3 - blog jagain.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *