Cara Menghemat Konsumsi BBM dimulai dari Kebiasaan Mengemudi

Generasi Milenial dengan Gaya Hidup yang konsumtif, tentunya berdampak dengan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) membuat pengeluaran untuk konsumsi BBM juga semakin bertambah. Para pengendara kendaraan bermotor pun akhirnya kini berusaha melakukan penghematan dalam penggunaan bahan bakar. Penghematan tak hanya dilakukan oleh para pengguna kendaraan bermotor, tapi para produsen kendaraan juga sudah mulai menerapkan kebijakan untuk membuat kendaraan yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan.

Dibawah ini beberapa tips yang Sobat dapat lakukan untuk menghemat penggunaan BBM, sekaligus mengurangi emisi kendaraan yang Sobat gunakan.

Yuk Kepoin..

Hindari Mengemudi Secara Agresif

Ada baiknya Sobat menekan pedal gas secara perlahan dan lembut, sehingga membuat sistem komputer mesin mobil memerintahkan injeksi bahan bakar secara normal. Sebisa mungkin, jangan mengendarai mobil dengan gaya mengemudi yang agresif, yaitu mengendarai mobil dengan akselerasi yang spontan dan sering melakukan pengereman secara mendadak. Selain membuat konsumsi bahan bakar menjadi semakin boros, gaya mengemudi semacam ini juga akan membuat kanvas rem dan kopling cepat tipis.

Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rasio Kompresi Ruang Bakar Mesin

Untuk mobil-mobil keluaran terbaru biasanya memiliki rasio kompresi ruang bakar mesin di atas 11.0:1 atau minimal harus menenggak bahan bakar dengan Ron 92. Jika Sobat tetap memaksa untuk tetap menenggak bahan bakar berjenis premium, maka bisa dipastikan akan menimbulkan bunyi mengelitik pada mesin dan tak bisa menghantarkan tenaga secara maksimal.

 

Jangan Terlalu Lama Memanaskan Mesin

Sebelum menjalankan Mobil atau Motor, sebaiknya Sobat panaskan terlebih dulu. Untuk mencapai temperature mesin yang tinggi sudah tidak membutuhkan waktu lama lagi di karenakan sudah ada teknologi yang sangat berkembang, Memanaskan mesin terlalu lama hanya memboroskan bahan bakar dan menghasilkan emisi yang besar.

Jaga Putaran Mesin

Jaga putaran mesin mobil yang menggunakan mesin bensin dengan melakukan perpindahan gigi pada 2500-3000 rpm, sedangkan untuk kendaraan bermesin diesel lakukan perpindahan gigi pada 2000-2500 rpm. Mesin dengan putaran RPM yang rendah akan mengurangi konsumsi bahan bakar berlebih sehingga akan menghemat BBM. Hal ini bisa dilakukan pada kondisi jalan normal, bukan saat kendaraan sedang menanjak atau melintasi jalanan berbatu.

Perhatikan Laju Kecepatan Kendaraan

Saat sedang berkendara, sebaiknya melaju secara konstan di jalan lancar dan lurus. Jika memungkinkan lakukan dengan gigi tertinggi dan RPM rendah. Hal inilah yang membuat konsumsi BBM yang dibutuhkan semakin besar. Pilih dengan tepat rute yang akan dilalui agar jarak tempuh tidak jauh dan tidak melewati jalan yang sering macet.

Matikan Mesin Ketika Macet

Jika mobil Sobat terjebak dalam kemacetan parah dan harus berhenti cukup lama, lebih baik mematikan mesin mobil. Selain itu, Anda juga bisa mematikan mesin mobil saat kondisi lampu lalu lintas berwarna merah, parkir, menunggu atau menurunkan penumpang. Saat mesin dimatikan, sudah pasti mobil tak mengonsumsi BBM, sehingga emisi gas buang juga tak ada.

Disadari atau tidak, penghematan BBM yang dilakukan memiliki dampak positif terhadap lingkungan, karena berperan dalam mengurangi emisi atau gas buang kendaraan. Berkurangnya emisi kendaraan pada akhirnya akan membantu mengurangi polusi udara dan menjaga kelestarian lingkungan. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan mengenai tips-tips tersebut adalah Anda bisa mengabaikannya jika menyangkut faktor keselamatan, seperti saat mobil Sobat harus mendahului kendaraan lain atau saat sedang melalui jalanan yang menanjak.

Dapatkan Informasi menarik mengenai tips dan trik tentang kendaraan hanya di blog jagain, pilihan asuransi terbaik untuk kendaraan Sobat hanya di jagain, tersedia rekomendasi Asuransi dengan premi terjangkau.

,

About Jagabot

Broker asuransi online di Indonesia yang memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia dalam memilih Asuransi.
View all posts by Jagabot →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *