Hal yang Perlu di Persiapkan untuk Vaksin saat Puasa

Pada bulan Ramadhan tahun ini, program vaksinasi Covid-19 nasional dari pemerintah masih akan tetap berjalan. Terkait vaksinasi Covid-19 pada bulan Ramadhan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menerbitkan Fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada Saat Berpuasa. Melalui fatwa tersebut, MUI menyatakan, vaksinasi dengan cara injeksi seperti dalam pemberian vaksin Covid-19 tidak membatalkan puasa.

Untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan supaya dapat terbebas dari wabah COVID-19, MUI juga menegaskan umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Adakah persiapan khusus yang perlu dilakukan jika mendapat jadwal vaksinasi di bulan Ramadhan?

Baca juga:

Hal yang Perlu di Perhatikan Sebelum Tes GeNose di Bandara

Menurut dr Siti Nadia Tarmizi, juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, kita tidak perlu persiapan khusus apa-apa. “Yang pasti, puasa adalah ibadah, dan saat ini para ahli kesehatan mengatakan tidak ada halangan secara kesehatan untuk mendapatkan vaksinasi saat berpuasa,” kata Nadia saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/4/2021). Nadia mengatakan, masyarakat yang kebagian jadwal vaksinasi di bulan Ramadhan tidak perlu cemas atau khawatir. “Tentunya kita istirahat yang cukup. Saat sahur makan dan minum. Tidak perlu cemas, (tetap) menenangkan diri,” ujar Nadia.

Vaksinasi saat malam hari

Dalam Fatwa MUI 13/2021, MUI menyarankan, agar vaksinasi berjalan lancar, vaksinasi Covid-19 bisa dilaksanakan pada malam hari. Dikarenakan umat Muslim sedang berpuasa saat ini, vaksin di siang hari dikhawatirkan bisa membahayakan mereka karena kondisi fisik yang lemah. Menanggapi hal tersebut, Nadia mengatakan, masyarakat tidak perlu melakukan re-schedule atau penjadwalan ulang vaksinasi ke malam hari, kecuali ditetapkan demikian oleh petugas vaksinasi.

“Tidak (perlu). Kecuali kalau petugas kesehatan mengevaluasi untuk ditunda vaksin malam hari,” kata Nadia. Nadia mengatakan, jika memang diperlukan, maka penjadwalan ulang waktu vaksinasi ke malam hari bisa dilakukan.

Baca juga:

Kebiasaan yang Bisa Menyebabkan Penyakit Tipes

Puasa meremajakan imunitas tubuh

Mengutip covid19.go.id, Jumat (9/4/2021), imunitas tubuh tidak perlu dikhawatirkan, meskipun harus menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, mengatakan, sudah banyak studi yang menyatakan bahwa puasa yang setidaknya dilakukan selama 3 hari akan efektif membantu proses peremajaan sistem imun melalui produksi sel darah putih baru.

Tapi pastikan juga untuk selalu menjaga asupan yang berkualitas, seperti mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat sebagai sumber kalori, yang dapat berupa nasi, roti, dan lainnya untuk memperkuat imunitas. Makanan lain yang bisa dimakan setiap hari seperti telur, ikan, atau daging harus dimakan dan menjadi sumber protein yang merupakan pembentuk imun dan jaringan tubuh lainnya. Sayur dan buah juga tetap harus dimakan dengan rutin untuk mendapatkan mikronutrien esensial.

“Saat berbuka memang saat yang membahagiakan, tapi tetap jaga penguasaan diri kita dengan membatasi makan makanan tinggi lemak seperti gorengan, gajih, dan lainnya, serta mengurangi konsumsi gula dari takjil dan makanan penutup,” kata Wiku. Wiku juga memastikan,¬†vaksinasi tetap akan dilakukan mengingat berdasarkan pertimbangan khusus bahwa injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa. “Proses vaksinasi akan dilakukan sebagaimana vaksinasi saat bulan lainnya demi mencapai herd immunity dan target vaksinasi dari pemerintah,” ujar Wiku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *