Ingin Pulang Kampung Ke Jawa? Inilah Jalur Alternatifnya

Ingin Pulang Kampung Ke Jawa? Inilah Jalur Alternatifnya | Info JAGAIN – Tidak terasa Bulan Ramadhan sudah berjalan, dan tinggal sebentar lagi sampai Hari Raya Idul Fitri tiba. Di bulan sangat dinantikan ini, kita seluruh yang beragama Islam akan melewati hari-hari dengan berpuasa. Bicara soal Ramadan, rasanya tidak komplit kalau cuma bicara puasa, lebih-lebih kita seluruh yang lahir dan tumbuh di Indonesia. Ada satu kesibukan yang dijalankan oleh beberapa besar umat muslim di bulan Ramadan kecuali berpuasa, hal ini tidak lain ialah Mudik Lebaran.

Ya, orang-orang akan kembali ke kampung halamannya untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga tercinta sesudah sebulan penuh berpuasa. Padahal ketika ini ada banyak moda transportasi yang bisa kita pakai, rasanya memakai kendaraan beroda empat pribadi ketika mudik masih diidamkan banyak orang, lebih-lebih yang tinggal di pulau Jawa. Padahal ini tidak lain sebab tarif yang dikeluarkan lebih sedikit diperbandingkan seharusnya naik bis atau pesawat.

Ingin Pulang Kampung Ke Jawa? Inilah Jalur Alternatifnya

Ingin Pulang Kampung Ke Jawa? Inilah Jalur Alternatifnya | Info Jagain

Akan namun, tantangan yang dihadapi oleh pemudik yang memakai kendaraan mobil pribadi ialah jalanan yang sungguh-sungguh padat. Padahal kini ini tersedia banyak tol, pada kenyataannya hal hal yang demikian belum cukup memecahkan padatnya kondisi mudik lebaran. dari itu, kita membutuhkan jalanan mudik pilihan supaya tak terjebak dalam macet panjang. Bagi Anda yang akan mudik ke tempat di pulau Jawa menggunakan mobil/motor, sebaiknya simak jalanan mudik pilihan di bawah ini!

Jalur Alternatif Mudik di Pulau Jawa

Jalur Alternatif Mudik di Pantura

Luapnya pemudik mengakibatkan Pantura mengalami kemacetan parah. Untuk menghindari kemacetan Pantura, pemudik dapat melalui jalanan pilihan menuju Desa Krasak, Jatibarang, Indramayu. Dikala masuk karawang, arahkan ke jalan Syekh Quro, Buahaseum, lalu tembus di Blanakan. Anda akan tembus di pasar Sukamandi, Pantura.

Jalur Alternatif Mudik Selatan

Untuk Anda yang melalui jalanan Selatan, kecuali Nagrek, spot utama kemacetan lainnya ialah di Malangbong. Untuk menghindari Malangbong, terdapat jalan pilihan Kadungora. Ikuti jalannya hingga Leles, lalu belok kiri dan masuk jalanan Sarkanjut. Sesudah itu masuk jalanan Bayuresmi dan tembus ke Jalan Sudirman Sukadana-Cilawi.

Jalur Alternatif Mudik Menuju Garut

Untuk jalanan mudik ke Garut, macet tentunya akan terjadi di Nagrek. Demi menghindari Nagrek, Anda dapat melalui jalanan pilihan Cijapati. Caranya sesudah masuk Tol Cipularang, keluar di Tol buah batu lalu bergerak kearah Bojongsoang-Laswi-Majalaya-Cijapati kemudian tembus di Kadungngora, Garut.

Jalur Alternatif Mudik Menuju Yogyakarta

Sekiranya Anda berkeinginan menuju Yogyakarta, lazimnya pemudik akan mengaplikasikan jalanan Pantura. Supaya lebih kencang, pemudik dapat mengaplikasikan jalanan pilihan tengah. Jalanan ini dapat dilewati melewati rute Tol Jakarta-Cikampek-Cipali-Pejangan, Pejangan-Prupuk, Prupuk-Bumiayu, Bumiayu-Purwokerto, Purwokerto-Wonosobo, Wonosobo-Magelang, Magelang-Yogyakarta.

Jalur Alternatif Mudik Menuju Surabaya

Untuk Anda yang berkeinginan mudik menuju Surabaya, Anda dapat melalui jalan Tol baru ialah Tol Mojokerto-Surabaya. Anda dapat berangkat melewati Tol yang diaplikasikan untuk ke Semarang, ialah Tol Jakarta-Cikampek, Tol Cikopo-Palinan, Palinan-Kanci, Kanci-Pejagan, Tol Pejagan-Brebes, Tol Brebes-Semarang kemudian terakhir dilanjutkan dengan Tol Mojokerto-Surabaya. Rute ini dapat dibilang jalanan pilihan sebab masih baru.

Jalur Alternatif Mudik Menuju Jawa Tengah

Apabila Anda berkeinginan mudik ke arah Jawa Tengah seperti Semarang dan Banjarnegara, Anda dapat melalui Tol baru Brebes-Batang. Caranya dari Jakarta anda melalui Tol Cipali lanjut ke Tol Palinan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Brebes dan diakhiri dengan masuk Tol Brebes-Batang. Jalanan ini yaitu jalanan pilihan sebab tak melalui jalan umum.

Tips Aman Lewati Jalanan Jalur Alternatif Mudik

Jalanan alternatif terbaik  lebih berat medannya dibandingi dengan trek tol. Karenanya dari itu, kita mesti mempersiapkan seluruh hal supaya perjalanan lancar. Berikut yakni tip aman lewati trek mudik opsi.

Lengkapi Perjalanan Mudik Lebaran Kamu Dengan JAGAIN MUDIKMU

Jangan lupa untuk lengkapi perjalanan mudik Kamu dengan Asuransi Mudik Terbaik dari JAGAIN. Dengan biaya hanya Rp. 10Ribu Perjalanan mudik mu makin aman dan nyaman bersama JAGAIN. Keluarga dan Rumah Aman Saat Mudik, Segera download aplikasi JAGAIN via android dan IOS.

Asuransi Mudik Terbaik Bersama Jagain

Periksa Keadaan Kendaraan Sebelum Berangkat

Periksa tiap komponen dari mesin, termasuk oli, radiator, rem, kopling dan sebagainya. Pastikan situasi ban ataupun suspensi masih baik dan tidak berpotensi rusak. Jangan lewatkan komponen lainnya seperti wiper, klakson, lampu depan dan belakang, serta lampu sein.

Amati Kecepatan

Amati kecepatan terutamanya pada dikala melintasi trek berkelok. Dikala jalan di tanjakan atau bawaan, berat kendaraan beroda empat akan bergeser ke poros belakang atau ke depan sehingga memunculkan kelebihan muatan pada metode suspensinya. Hal ini menyebabkan gerakan menikung atau mengerem menjadi lebih susah. Ketika melintasi bawaan, hindari penerapan rem untuk memperlambat laju secara tetap. Sebagai opsi lainnya, mengemudi dengan transmisi gigi/gear yang rendah akan secara otomatis memberikan rolling resistance pada rodanya.

Amati Suhu Mesin

Pada dikala kendaraan melintasi tanjakan terjal, mesin akan menjadi kencang panas. Lihatlah temperatur mesin dari alat pengukur di panel meter. Jikalau mesin telah terlalu panas, karenanya segeralah cari daerah aman untuk menepi, melainkan jangan mematikan mesinnya. Diamkan mesin selama sebagian dikala dan jangan lupa matikan AC.

Amati Jalanan

Sebagian orang mungkin memilih mengemudi agak ke tengah jalan supaya aman dari risiko jatuh ke lembah. Sebetulnya metode itu justru membingungkan pengemudi lainnya dan bisa berbahaya Anda. Teruslah berada di trek kiri walau tidak ada kendaraan lain di belakang atau di depan. Berhati-hati dan kurangi laju kendaraan dikala lewat tikungan.

Waspada Ketika Cuaca Buruk

Gangguan alam seperti hujan, kabut dan angin akan memperburuk situasi trek juga penglihatan pengemudinya. Nyalakan lampu dan jaga jarak supaya tidak terlalu dekat dengan kendaraan di depan. Karena trek yang licin akan mengurangi daya kerja rem. Pastikan bahan bakar konsisten penuh dan cukup hingga tujuan.

Aturan Menyalip Kendaraan

Menyalip di tanjakan atau bawaan boleh saja, namun konsisten observasi rambu-rambu dan peringatan di sisi jalan. Pakai lampu dim untuk memperingatkan pengemudi di depan kalau Anda berharap membalapnya. Sesudah menerima pertanda dari kendaraan di depan, Anda baru boleh menyalip. Amati pula manuver kendaraan beroda empat di depan Anda untuk menghindari pengereman mendadak.

Istirahat Setelah Mengemudi Cukup Lama

Mengemudi di trek menanjak dan menurun akan terasa lebih melelahkan, sebab memerlukan fokus penuh. Berhentilah kadang-kadang untuk sekedar meregangkan badan. Bila perlu berjalan-jalanlah sejenak untuk menghilangkan stres di otot. Selama beristirahat, pastikan kendaraan sudah dikunci dan sudah mengaktifkan rem tangan.

, , , ,

About Jagabot

Broker asuransi online di Indonesia yang memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia dalam memilih Asuransi.
View all posts by Jagabot →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *