Inilah Panduan Memilih Jenis Sepeda Yang Tepat dan Nyaman

Blog Jagain – akhir akhir ini, aktivitas bersepeda kembali melonjak, membuat banyak orang berbondong bondong ke toko sepeda. Namun disaat memilih sepeda yang ingin di beli, rasanya susah susah gampang untuk memilihnya dikarenakan banyak nya merk dan jenis sepeda. Ada banyak merk sepeda seperti : Brompton, Pacific Norris, Element, Xiaomi, United, Polygon, Cinelli, Odessy, Cervelo, Bianchi, Celcius, Ecosmo, Element, London Taxi, Xiaomi Dan Lain Sebagainya.

Sebelum Membeli Sepeda, Kenali Dahulu Beberapa Jenis nya

Keinginan untuk bersepeda sudah ada, uang juga sudah ada, tinggal sepedanya yang belum ada. Kini saatnya kita memutuskan membeli sepeda apa. Membeli sepeda ini haruslah layak dengan karakter, artinya sepedanya dapat diaplikasikan layak sasaran bersepeda kita dan nyaman diaplikasikan. Jangan hingga salah memilih sepeda. Tiga hal penting untuk memutuskan sepeda yakni :

  • Variasi Sepeda : Variasi yang paling sesuai tergantung tujuan (touring, balapan, rekreasi, dan sebagainya) dan kemana kita akan bersepeda (jalan aspal, hutan, kemana aja, dan sebagainya), dengan kelompok awam dengan sepeda ialah : Sepeda Gunung (MTB), Sepeda Balap (Road Bike), BMX, Sepeda Lipat (Folding Bike), Sepeda gravel, Sepeda Listrik, dan lainnya.
  • Bike Fit : Cari ukuran sepeda yang layak ukuran tubuh dan geometri yang nyaman kita gunakan
  • Fitur dan bagian sepeda : Hal-hal seperti suspense, bahan bingkai, gear memutuskan performa dan karakter sepeda

Asuransi Sepeda Terbaik Jagain - 1130x340

Berikut ini adalah beberapa jenis sepeda yang paling sering orang miliki untuk Hobi ataupun sekedar Olah Raga.

1. Road Bike (Sepeda Balap)

Sepeda balap atau bisa disebut Road Bike ini mengutamakan aerodinamis dan kecepatan, dapat dikenali dengan bannya yang tipis dan handlebar nya yang melengkung ke bawah (drop handlebars). Menaikinya akan menuntut kita menunduk hingga nungging, agar aerodinamis. Dapat menyebabkan sakit punggung jikalau badan kita tak lentur, melainkan dapat juga dirubah posisi badan dan tangan dengan modifikasi handlebar yang datar (flat handlebars). Bannya yang tipis melainkan berdiameter besar menolong sepeda lebih cepat unuk melaju.

a. Racing Bike

Sepeda yang ringan dan aerodinamis ini betul-betul kencang untuk jalan datar. Rangka (bingkai) nya lazimnya terbuat dari carbon fiber atau almunium dan memiliki wujud yang tipis, sehingga betul-betul ringan. Racing bike biasanya mempunyai wujud rangka dengan sudut yang tajam membuatnya berputar dengan kencang.

b. Endurance Bike

Endurance artinya ketahanan. Sepeda ini mempunyai fitur yang sama dengan racing bike, tapi dengan format pigura/rangka yang membikin kita lebih nyaman berkendara. Biasanya mempunyai head tube yang lebih tinggi, slacker head angles, dan top tube yang miring, untuk mengurangi stress pada punggung dan leher. Kadang juga mempunyai ban yang sedikit lebih lebar dan lembut dari racing bike, sehingga lebih nyaman dibawa. Sebagian juga telah menerapkan flat handlebars.

c. Cyclocross Bike

Sepeda yang dirancang untuk lomba cyclocross racing. Cyclocross racing ialah lomba sepeda yang jalannya aspal, kayu, rumput, bukit dan rintangan yang membikin pesertanya sepatutnya mengangkat dan mengungkap pasang sepedanya. Lazimnya sepeda ini mempunyai ban semi-knobby (ban yang agak bergerigi untuk dual medan).

d. Touring Bike (Sepeda Turing)

Sepeda turing ini dimodifikasi sedikit dari road bike supaya sesuai untuk perjalanan yang jauh. Dirancang dengan rangka yang kokoh untuk membawa muatan di depan dan belakang, dan mempunyai kait untuk memasang rak, fender, pompa, botol minum, lampu dan lainnya. Mempunyai wheelbase yang lebih panjang (jarak antara hub dua roda) membikin spot berat (center of gravity) yang lebih rendah, sehingga lebih gampang untuk dibatasi. Banyak sepeda turing juga mempunyai rem cakram untuk meningkatkan tenaga henti ketika mengangkut muatan berat pada permukaan yang tak diaspal.

2. Sepeda Gunung / Mountain Bike (MTB)

Dirancang dengan shock-absorbing (pembendung hentakan), metode pengereman yang bagus. Sepeda ini sesuai diaplikasikan di jalan tanah, berbatu, jalan yang tak rata, dan juga dapat di segala medan. Sepeda ini mempunyai gigi rendah agak konsisten dapat bersepeda di medan berat atau di tanjakan.

a. Trail Bike / Sepeda Trail

Ini merupakan sepeda yang paling awam, sepeda yang tak dirancang khusus untuk lomba. Sepeda ini menyenangkan untuk diterapkan, efisien, dengan berat yang masih wajar. Dapat untuk naik turun gunung, dan untuk jarak yang jauh.

b. XC Bike / Sepeda Cross-Country

Macam ini untuk bersepeda pesat, dengan kemudahan untuk mendaki. Untuk jarak pendek dan jarak jauh, dan sepeda ini memiliki muatan yang ringan. Sepeda ini dapat diterapkan untuk balapan offroad.

c. Fat Bike

Sepeda dengan ukuran ban yang betul-betul lebar (3.7 hingga 5+ inci), sehingga memiliki traksi yang optimal, pantas untuk bersepda di pasir atau salju.

d. AM Bike / Sepeda All-Mountain

Sepeda in dirancang untuk menggilas segala medan, ringan untuk tanjakan dan mantap dikala bawaan.

e. DownHill Bike / Park Mountain

Sepeda dengan suspensi dan bingkai yang khusus dan tangguh untuk menghadapi jalan bawaan. Wujud bingkai yang mendongak ke atas, sebab suspensi travel depannya betul-betul panjang.

3. Hybrid Bike / Sepeda Hibrit

Kombinasi antara design, fitur, dan bagian sepeda gunung, balap, turing, sehingga dapat diaplikasikan untuk seluruh medan. Sepeda hybrid ini memiliki ban sepeda balap (tipis), dengan kemantapan perputaran / membelok seperti sepeda gunung, kadang ditambah sadel dan kenyamanan untuk sepeda turing.

Sepeda hybrid ini mengaplikasikan flat handlebars dan posisi bersepeda tegak untuk kenyamanan dan visibiliti yang lebih baik. Sebab pengunannya yang all in, tentu saja sepeda ini tak untuk keadaan medan yang ekstrem.

4. Speciality Bike

Sepeda yang memang dirancang dan dikasih fitur khusus, yang sungguh-sungguh berbeda dengan sepeda pada biasanya, dan pengunaannya malahan sungguh-sungguh terbatas.

a. Fixie Bike / Fixed Gear

Sepeda dengan cara pionir yang tak mempunya mekanisme freewheel. Artinya pedal dan roda terikat, jadi selama sepeda maju atau mundur, pedal senantiasa bergerak. Sepeda ini amat popular untuk jalan-jalan dan styling.

b. BMX Bike / Sepeda BMX

BMX artinya yaitu bicycle motocross. Sepeda ini mempunyai roda yang relative kecil (20 inci umumnya), pigura dan fork yang kaku, single cassette gear (satu gigi saja), handle bar yang tinggi, dan tak banyak fitur-fitur mekanik, yang membuatnya simpel dan mudah dirawat. Peruntukannya dapat untuk racing, freestyle, atau jump. Sepeda ini betul-betul popular dan mempunyai banyak sekali kelompok sosial.

c. Cruiser Bike / Sepeda Onthel

Sepeda onthel, sepeda unta, sepeda janda, pit pancal yakni sebagian sebutan untuk sepeda ini di Indonesia. Diaplikasikan untuk sepeda santai berkeliling atau bertamasya, bukan untuk kecepatan. Ban yang besar, daerah duduk nyaman, dan posisi tubuh yang nyaman juga., kerap memiliki boncengan di belakangnya.

d. Cargo Bike

Sepeda yang mempunyai bingkai yang amat kokoh, kadang bingkainya juga panjang, supaya bisa menyangga bobot yang berat dan banyak.

e. Electric Bike / Sepeda Listrik

Sepeda ini memiliki baterai dan motor yang dapat menolong menggerakkan sepeda. Ada yang dipasang sensor untuk mengevaluasi daya dorongan dari pedal, dan motor listriknya akan berprofesi menirunya. Layak untuk orang yang tak kuat atau tak berharap capek namun mau merasakan sensasi bersepeda.

f. Women’s Bike / Sepeda Wanita

Sepeda ini dapat tipe apa saja, yang membedakannya ialah format bingkai, handlebars, dan dudukannya dirancang meniru format tubuh wanita. Semisal top tube yang lebih pendek dari sepeda lazim, sehingga jarak dari dudukan ke handlebars lebih pendek. Biasnya juga shifter dijadikan lebih pendek supaya lebih nyaman bagi wanita. (Lihat model di bawah untuk perbandingan merk dan type yang sama dengan gambar sepeda di atas)

g. Folding Bike / Sepeda Lipat

Sepeda ini dapat dilipat, dan dimasukkan dalam ransel turunan atau dijinjing. Membuatnya gampang dibawa dan disimpan, layak untuk zona penyimpanan yang sempit dan terbatas di rumah atau bahkan kantor. Muatannya ringan, mudah dilipat, sehingga sedap dibawa untuk bepergian.

h. Kid’s Bike / Sepeda Anak

Sepeda berukuran dari benar-benar kecil hingga kecil. Ukuran rodanya berbagai mulai dari 12, 16, 20, hingga 24 inci. Tak disarankan membeli sepeda yang terlalu besar bagi buah hati, sebab umumnya kita berdaya upaya buah hati akan kian besar, sebab akan memberi pengaruh sistem bersepedanya, percaya dirinya, dan keselamatannya. Ukuran sepeda yang tepat ialah ukuran yang buah hati merasa nyaman dan dapat berdiri di sepedanya dengan kaki di tanah.

Push bike atau yang lazim disebut juga balance bike, juga dapat menjadi opsi untuk sepeda dasar bagi buah hati, tipe sepeda tanpa pedal untuk melatih keseimbangan buah hati sebelum bersepeda normal.

Asuransi Sepeda Terbaik hanya di apps Jagain.com

Untuk melindungi aset anda, saat ini di Jagain.com tersedia Produk Asuransi Sepeda yang mungkin cocok untuk anda. Anda dapat mendownload apps Jagain.com di Google Play Store  dan Apple App Store . Syarat – syarat pengajuannya ialah usia sepeda maksimal 2 tahun, sepeda harus sesuai standar pabrikan, sudah dirakit dengan benar. Bukan rekondisi dan dalam kondisi layak jalan dan juga harga sepeda juga harus sesuai dengan kwitansi pembelian.  Harga premi yang ditawarkan ialah mulai dari Rp 90.000 / tahun.

Anda juga tidak perlu lama menunggu penerbitan polis, karena di Jagain.com polis akan terbit secara instant ketika payment prosses selesai, polis akan diemail ke alamat email anda dan polis juga tersimpan di dalam apps Jagain.com anda.

 

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *