Jangan Lakukan Ini Terhadap Korban Kecelakaan Yang Bisa Berbahaya

Blog Jagain – Dikala terjadi kecelakaan di sekeliling kita, tentu salah satu hal yang terpikirkan yakni memberikan pertolongan pertama. Tujuannya, membantu korban kecelakaan supaya situasi yang dialami korban tak kian parah dan lantas menerima pertolongan yang pas.

Melainkan, tahukah kau bahwa masih ada sebagian mitos pertolongan pertama pada kecelakaan yang sebaiknya tak dilaksanakan pada korban kecelakaan? Sebagian mitos yang dilaksanakan pada korban kecelakaan lazimnya membikin situasi menjadi lebih buruk. Tak ada salahnya mengenal apa saja mitos yang sebaiknya tak dilaksanakan. Ini ulasannya.

Kenal Mitos Pertolongan Pertama yang Perlu Dihindari

Diinfokan dari National Health Service UK, kenal pertolongan yang dilaksanakan pada korban kecelakaan. Seumpama, membikin lokasi sekitar korban menjadi lebih aman. Dikala korban masih dapat bergerak, tak ada salahnya membawa korban ke daerah yang lebih aman. Melainkan, hindari mitos mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan, seperti:

1. Cabut Benda yang Menikam Korban

Dikala kau menemui korban kecelakaan yang mengalami tikaman besar pada salah satu komponen tubuh, hindari mencabut benda yang menikam korban. Mencabut benda yang menikam bisa membikin korban mengalami perdarahan. Situasi ini dapat berbahaya bagi korban. Sebaiknya awasi korban dengan bagus sampai bantuan regu medis datang menolong.

2. Pakai Mentega atau Pasta Gigi untuk Menangani Kulit yang Terbakar

Banyak orang yang berdaya upaya bahwa mentega atau pasta gigi bisa diaplikasikan sebagai penanganan kulit yang terbakar. Diinfokan dari Medical News Today, mentega, minyak, dan pasta gigi tak bisa memecahkan situasi kulit yang terbakar. Kandungan pada mentega, minyak, dan pasta gigi bisa memerangkap panas yang akan menambah parah kulit yang terbakar. Pada luka bakar, sebaiknya alirkan air dingin selama sebagian menit supaya kulit menjadi lebih dingin. Sesudah itu, bersihkan luka dan berikan krim obat untuk luka.

3. Pindahkan Korban Ke Daerah Aman

Memindahkan korban dengan metode yang kurang pas bisa mengakibatkan komplikasi kesehatan pada korban. Bila korban masih sadar dan dapat berkomunikasi, tak ada salahnya untuk memandu dan memerhatikan korban sampai regu medis datang membantu. Melainkan, sekiranya sekeliling korban terdapat bahaya lain, seperti api atau kendaraan lain, direkomendasikan untuk mengenal komponen tubuh korban yang mengalami cedera sehingga bisa menghindari untuk menggerakkan komponen tubuh korban yang natural cedera. Jangan lupa pindahkan korban dengan pas.

4. Mengerjakan Pijatan pada Korban

Hindari memijat korban yang natural situasi terkilir pada kecelakaan. Sembarangan memijat komponen tubuh yang terkilir berisiko membikin situasi korban kian buruk. Dibandingi memijat, lantas hubungi regu medis pada rumah sakit terdekat supaya korban menerima pertolongan yang pas.

Sebaiknya dikala mengamati kecelakaan, usahakan kau tak panik. Bersikaplah hening dan hubungi pihak berhubungan, seperti rumah sakit terdekat atau pihak kepolisian. Tak ada salahnya untuk memandu korban kecelakaan dan jauhkan hal-hal yang membahayakan dari korban. Bila korban masih dapat berkomunikasi dan bergerak, berikan korban sedikit air supaya korban tak mengalami dehidrasi. Jangan lupa pastikan korban konsisten bernafas dengan normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *