Perbedaan Asuransi Jiwa & Asuransi Kecelakaan Diri

Selama ini masih banyak yang menganggap asuransi terpenting adalah kesehatan. Padahal selain asuransi tersebut masih ada asuransi lainnya yang penting untuk dimiliki seperti asuransi jiwa maupun asuransi khusus kecelakaan diri. Sekilas banyak masyarakat yang masih menganggap kedua asuransi tersebut sama, padahal fungsinya berbeda. Untuk mendapatkan jenis asuransi yang tepat Anda harus bisa mencermati satu persatu fungsi atau manfaat dari kedua asuransi tersebut. Terutama jika Anda seorang pekerja atau karyawan yang mana membutuhkan asuransi untuk diri sendiri maupun bagi keluarga Anda. Untuk bisa membantu Anda dalam menentukan jenis asuransi yang tepat, simak beberapa perbedaan asuransi kecelakaan diri dengan jiwa berikut ini:

Jangka Waktu

Perbedaan pertama adalah jangka waktunya. Khusus asuransi jiwa ada dua jangka waktu yaitu term life dan juga whole life. Khusus untuk yang term life hanya bersifat sementara atau jangka pendek bisa satu tahun atau beberapa tahun ke depan. Asuransi ini bisa diperpanjang setiap waktunya. Sementara untuk asuransi whole life ini akan memberikan perlindungan seumur hidup namun harus didasarkan usia tertentu dan maksimal sampai umur 90 tahun. Khusus kecelakaan diri ini sifatnya term life dan biasanya tidak ada asuransi yang sifatnya seumur hidup seperti asuransi jiwa. Jika Anda ingin mendapatkan perlindungan terus menerus bisa melakukan perpanjangan setiap masa berlaku polis itu berakhir.

Fungsi dan Tujuan

Untuk bisa menemukan jenis asuransi yang sesuai penting bagi Anda untuk mengetahui fungsi dan tujuan dari masing-masing asuransi. Memang kedua asuransi ini memiliki fungsi dan tujuan dasar yang sama yaitu sebagai pelindung pihak tertanggung dari beberapa kerugian material atau finansial. Hanya fungsi detail dari masing-masing asuransi itu berbeda. Sesuai dengan namanya asuransi jiwa ini dirancang sedemikian rupa untuk melindungi Anda atau pihak yang tertanggung asuransi dari berbagai macam risiko yang berhubungan dengan kematian namun tidak dengan yang bunuh diri atau mencelakakan diri sendiri.

Asuransi untuk kecelakaan diri dirancang untuk melindungi Anda dari berbagai macam risiko yang mungkin saja terjadi di saat bekerja. Perlindungan yang diberikan tidak hanya kematian saja namun risiko cedera ringan, fatal, dan juga meninggal dunia. Sebagai contohnya seperti ini jika Anda mengalami kecelakaan di saat tugas kerja maka asuransi kecelakaan diri bisa memberikan pertanggungan. Namun jika kecelakaan saat liburan Anda tidak bisa melakukan klaim ke perusahaan asuransi. Jika risikonya berupa kehilangan nyawa saat liburan, maka hanya asuransi jiwa yang bisa mengabulkan klaim.

Uang Pertanggungan

Yang menjadi pembeda adalah uang pertanggungannya.  Asuransi khusus kecelakaan diri akan memberikan UP meskipun Anda tidak meninggal saat kecelakaan. Namun jika Anda meninggal asuransi ini juga akan tetap memberikan UP. Namun yang harus di ingat di sini adalah UP yang diberikan asuransi khusus kecelakaan diri ini tidak sebesar yang diberikan asuransi jiwa.

Demikianlah beberapa perbedaan antara asuransi kecelakaan diri dengan jiwa yang patut Anda perhatikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Artikel Menarik Lainnya :

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *